BLOG GURU SD

Cara Perkembangbiakan Hewan

Cara Perkembangbiakan Hewan pada dasarnya ada dua yakni secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif meliputi perkembanganbiakan dengan cara membelah diri, pertunasan dan fragmentasi. Sementara perkembangbiakan secara generatif yakni bertelur (ovipar), melahirkan (vivipar), dan bertelur melahirkan (ovovivipar).

1. Perkembangbiakan Hewan secara Vegetatif
Perkembangbiakan hewan secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara membelah diri, pertunasan, dan fragmentasi.
a. Membelah Diri
Membelah diri merupakan perkembangbiakan pada hewan dengan cara membagi tubuh menjadi dua sama besar. Hewan yang berkembang biak dengan cara membelah diri adalah Amoeba. Amoeba merupakan salah satu hewan bersel satu, yang ukurannya sangat kecil.  Bagaimana cara Amoeba membelah diri? Kaki semu pada Amoeba ditarik ke dalam, sehingga tubuhnya menjadi bulat. Pada waktu itulah inti sel mulai terbelah menjadi dua dan Amoeba pun membelah diri menjadi dua.
Cara Perkembangbiakan Hewan
Perkembangbiakan pada Amoeba

b. Pertunasan
Pertunasan adalah perkembangbiakan pada hewan dengan cara membentuk tunas pada tubuhnya. Tunas akan terus tumbuh yang kemudian berkembang hingga ukuran tertentu. Setelah cukup dewasa, tunas akan melepaskan diri. Selanjutnya, tunas yang terpisah dari induknya itu akan tumbuh menjadi individu baru atau hewan yang baru. Hydra adalah contoh hewan yang berkembang biak dengan cara pertunasan.
Cara Perkembangbiakan Hewan
Perkembangbiakan pada Hydra

c. Fragmentasi
Fragmentasi adalah perkembangbiakan pada hewan dengan cara melalui pemotongan bagian
tubuh tertentu yakng emudian potongan tubuh itu nantinya akan tumbuh menjadi individu yang baru. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara ini yakni cacing pipih atau cacing planaria.
Cara Perkembangbiakan Hewan
Perkembangbiakan pada cacing pipih

2. Perkembangbiakan Hewan secara Generatif
Perkembangbiakan hewan secara generatif dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu bertelur (ovipar), melahirkan (vivipar), dan bertelur melahirkan (ovovivipar).
a. Bertelur
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut sebagai ovipar. Beberapa hewan  yang berkembang biak dengan cara bertelur adalah ayam, ikan, serangga, kadal, katak, dan buaya.
Di bawah ini adalah beberapa ciri utama dari hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur.
- Tidak memiliki daun telinga.
- Umumnya tidak memiliki kelenjar susu.
- Hewan betina umumnya tidak menyusui anaknya.
- Tidak memiliki rahim.
- Penutup tubuh pada umumnya tak berbulu. Namun, ada hewan bertelur yang tubuhnya berbulu, yaitu ayam.

b. Melahirkan
Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut sebagai vivipar. Beberapa contoh hewan yang berkembangbiak secara melahirkan adalah sapi, kerbau, kucing, kijang, anjing, kuda, kambing, gajah, orang utan, kanguru, harimau, dan kelinci.
Hewan yang beranak kebanyakannya adalah hewan yang menyusui anaknya. Hewan yang demikian ini disebut sebagai hewan mamalia. Hewan mamalia yang hidup di air misalnya paus dan lumba-lumba.
Beberapa ciri dari hewan yang melahirkan adalah sebagai berikut.
- Memiliki kelenjar susu.
- Hewan betina menyusui anaknya dan memelihara mereka hingga dewasa.
- Memiliki rahim.
- Kulit tubuh  hewan  umumnya  memiliki rambut dan mengandung kelenjar, seperti kelenjar lemak dan keringat.

c. Bertelur dan Melahirkan
Hewan yang berkembang biak secara bertelur dan melahirkan disebut sebagai ovovivipar. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivivar adalah ikan hiu, beberapa jenis ular, dan kadal.
Cara perkembanganbiakan secara ovovivipar merupakan perpaduan antara cara bertelur dengan cara melahirkan. Telur yang telah dibuahi akan menetas di dalam tubuh hewan betina dan keluar sudah dalam bentuk bayi. Hewan itu tampak seolah-olah melahirkan anak, tetapi sebenarnya  hewan itu mengandung calon anaknya dalam bentuk telur.

Demikian pengetahuan tentang Cara Perkembangbiakan Hewan yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Advertisement

0 Komentar untuk "Cara Perkembangbiakan Hewan"

Back To Top